Minggu, 09 Juli 2017

JORIS DAN UJUNG RAMADHAN (Catatan ramadhan yang tersisa)

Ramdhan tinggal menghitung jam saja. Setelah ini dia akan pergi meninggalkan kita. Meninggalkan para fans maupun hatersnya. Sejalan dengan sayonara ramdhan pada penghuni bumi, ada beberapa orang yang dibuat galau karenanya. Sebab akan terjadi badai sosial dan psikologi yang pasti seakan-akan mencekik dan membanting-banting hati mereka.

Terutama para joris (jomblo miris), perginya ramadhan bagi mereka adalah bencana. Mengapa? Karena mereka harus mempersiapkan jiwa, raga serta mentalnya untuk menghadapi kata "Kapan Nikah?" yang merupakan tusukan yang mematikan bahkan sampai ke jantung mereka. Para joris mempersiapkan hal itu jauh-jauh hari, yah tepatnya dibulan ramadhan. Maka darinya jangan tanya kalo lho pade sedang ngadain buber, mereka pada tidak datang, itu karena mereka lebih memilih bertapa dan bermeditasi untuk mempersiapkan moment mematikan tersebut. Tujuannya hanya satu, yaitu kebal 'heart attack' dan tidak kejang-kejang saat kata itu terdengar, bahkan begitu siapnya mereka dengan kata tersebut, indikator para mulut yang hendak mengucapkannya pun dia sudah tau. Ketika mereka bertemu seseorang, yang mereka lihat pertama kali adalah BIBIR nya. Maka saya kasih tau kalian, jangan kaget kalau ada seseorang yang kalian temui matanya selalu melihat bibir kalian, itu bukan nafsu bro/sis, tapi itu si Joris yang bersiap-siap menerima serangan dari bibir-bibir kejam (anggapnya). Jadi lo jangan keburu curiga, ilfil terlebih meneriakin dia muka mesum, dia hanya manusia biasa yang ditakdirkan kesepian. Miris kan!! Wakakakak.

Yah, ramadhan ini menjadi moment yang paling ditangisi kepergiaanya oleh para JORIS. Pasalnya ada beberapa peristiwa yang menghardik hati mereka. Setelah yang lalu mereka nangis darah berjamaah karena Raisa harus bertunangan dengan Hamish Daud, belum genap hatinya move on, ditampar lagi dengan berita berpacarannya si bidadari Islan bersama Babas ex CJR. Hingga banyak dari mereka meluapkan patah hatinya dengan memey-memey yang bikin ngakak: @azam_khoiro: "masa dapat pantat panci bro si Chelsea"; @abastian_adji: "cewek cantik mah bebas, tapi yah gak sedotan akua juga ya nggak"; @resanalms: "njiir siluman brokoli" dan masih seabrek komentar-komentar yang bikin bentur-benturin kepala di tembok. Bukan tanpa alasan guys, itu luapan patah hati para Joris, karena fakta yang harus kalian tau bahwa mereka manusia yang hanya mampu mengagumi tanpa berani mengeksekusi. Belum juga mereka move on, hati mereka akan di uji kembali dengan kata mematikan di hari raya.

Yah bagi kita yang sudah berbahagia dengan cewe dan istri kita, sepertinya kita harus menaruh iba pada mereka dengan memaklumi luapaan kesedihan mereka yang aneh-aneh itu. Bahkan lebih miris lagi, kini mereka beralih hati pada si Mimi Peri yang beberapa waktu lalu didaulat sebagai Duta Kamtibmas Polres Konawe Selatan Sulawesi Tenggara itu. Katanya selangkangan mimi peri lebih seksi daripada Raisya dan Islan. Bukan apa-apa, kita maklumi saja mungkin itu sudah jalan mereka. Kalau kata Khairil Mawar: "Tak ada rotan akar pun jadi".

Namun, harus kalian tau, dibalik mirisnya mereka, keanehan dan kesedihan karena ditinggal ramadhan, di dalam hati mereka selalu berdo'a:

"TUHAN JADIKAN RAMDHAN INI RAMADHAN TERAKHIR BAGIKU SEBAGAI,...

.... JOMBLO..... "

Catatan: Agus Syairofi

Jumat, 07 Juli 2017

SYAWAL ITU MENIKAH (Para Jomblo dilarang baca)

Syawal dimaknai oleh para ulama sebagai bulan peningkatan. Ada banyak peningkatan yang harus kita lakukan sebagai seorang hamba yang ngaku-ngaku sudah berhasil ngejalanin ramdhan, ngaku sudah berhasil ngedapetin Lailatul Qodar, dan ngaku sudah meraih kemenangan setelah mengkarantina nafsu di bulan ramadhan dengan ketat dan intens. Maka sudah sepatutnya kita tunjukin di bulan ini. Ini adalah pembuktian bahwa Loe semua sudah berhasil dan menang. 

Keberhasilan dan kemenangan kita di syawaal ini kita buktikan dengan ketaatan yang bertumbuh. Kalau kita rujuk maqolah ulama: "Bukanlah idul fitri itu milik orang-orang yang berpakaian baru, akan tetapi idul fitri (kemenangan) itu untuk orang yang ketaatannya bertambah." Jadi baju baru loe itu hanya simbol guys, simbol bahwa loe memulai perjalanan hidup sebagai diri loe yang baru, hati baru, diri baru, artinya bersih tanpa ada dosa dan dijamin surga (kalo mau mati saat ini, kalo ntar keburu buat dosa lagi. Ngacoo!!). Karena itu guys, syawal dikatakan sebagai bulan peningkatan.

Peningkatan pada semua hal, semakin baik, semakin sabar, semakin tulus, semakin giat beribadah, semakin ikhlas, semakin banyak dzikirnya, semakin sering puasanya, semakin ditambah bacaan qurannya, semakin banyak rakaat dhuha tahajjud dan witr nya, semakin peduli, semakin dermawan, semakin murah senyum, semakin penolong, semakin apapun deh. Intinya ketaatannya bertambah, baik itu hubungan dengan Allah serta hubungan dengan manusia dan alam. Dan satu lagi peningkatan yang harus dilakukan, yaitu peningkatan status JOMBLO menjadi MENIKAH. 

Ini kagak bohong guys, gue bukan ngomong hal yang ngacoo. Bahwa syawal memang bulannya orang menikah. Kalo kata orang jawa, yaitu sasi sae (bulan baik) untuk pernikahan. Looooh kan, JOMBLO dilarang baper, apalagi nangis gulung-gulung. Ya ini berawal dari pernikahan Nabi kepada Aisyah yang dilakukan pada bulan Syawal dan beliau memulai rumah tangga juga pada bulan Syawal. Sehingga hal itu dijadikan kegemaran oleh Aisyah untuk menikahkan para wanita di bulan tersebut. Jomblo masih kagak percaya? Nih gue sertakan redaksi haditsnya: 

"Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Zuhair bin Harb sedangkan lafazhnya dari Zuhair keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Isma'il bin Umayah dari Abdullah bin Urwah dari Urwah dari 'Aisyah dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawal, dan mulai berumah tangga bersamaku pada bulan Syawal, maka tidak ada di antara istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang lebih mendapatkan keberuntungan daripadaku." Perawi berkata; "Oleh karena itu, 'Aisyah sangat senang menikahkan para wanita di bulan Syawal." Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah menceritakan kepada kami ayahku telah menceritakan kepada kami Sufyan dengan isnad seperti ini, namun dia tidak menyebutkan perbuatan 'Aisyah." (Riwayat Imam Muslim dari jalur Aisyah dengan derajat Shahih menurut ijma ulama. Hadits semisal juga diriwayatkan oleh Thirmidzi dan Nasa' i juga dengan derajat hadits Shahih). 

Masih belum percayakah para Jomblo? Atau sudah percaya tapi masih bertanya-tanya kenapa Syawal jadi bulan yang  baik untuk menikah? Okey, dengarkan ini. 
1. Karena menikah pada bulan syawal merupakan sunnah yang dicontohkan nabi. Sebagaimana hadits diatas. 
2. Selain bulan pernikahan Siti Aisyah, pada bulan itu juga siti Aisyah dilahirkan. 
3. Terjadinya peristiwa-peristiwa bersejarah. Diantaranya: terjadi perang Bani Qainuqa, perjalanan Nabi saw. ke Thaif, tahun ke-10 kenabian. Dilakukan pada 27 Syawal; 13 Syawal, kelahiran ahli hadits Imam Bukhari; 17 Syawal 3 H, Perang Uhud; 29 Syawal, pernikahan Fatimah putri Nabi dengan Ali ra; Syawal 4 H, Pernikahan Nabi saw. dengan Ummu Salamah; Syawal 4 H, Kelahiran cucu Nabi saw., Hussain; 18 Syawal 5 H, Perang Khandaq. Wow bulan penuh sejarah, inilah yang menjadikan pernikahan mu juga bersejara jomblowers kalo dilakukan di bulan ini. Masih kurang? Oke! 
4. Pada bulan Syawal dosa kita habis, dikikis pada ramadhan, setelah bersih kita sucikan lagi tubuh kita dengan zakat fitrah. Lalu kita sempurnakan menghilangkan dosa pada sesama manusia dengan saling bermaafan di bulan ini. Kalau diibaratkan kita sekarang ini seperti kain kafan, jangan pada merinding dulu, maksudnya kita putih, bersih dan suci. Fikirkan guys, jika yang bersih dan suci disatukan dengan yang suci dan bersih juga, dinikahkan oleh penghulu yang bersih dan suci pula, didoakan oleh orang yang suci dan bersih, dihadiri dengan orang-orang yang suci dan bersih, disaksikan oleh saksi dan wali yang suci dan bersih juga. Fikirkan, bagaimana makbulnya doanya, dan bagaimana keberkahan itu akan tercurah pada mempelai yang menikah tersebut. Dan, saat malam, jangan keras-keras, produksinya diproduksi dengan mesin-mesin suci juga. 

Maka darinya Syawal adalah momentum peningkatan status Jomblo menjadi MENIKAH. Segeralah menikah sebelum sabun dikamar mandi habis di dera. Upss, maksudnya buat bersikan tangan dari tangisan darah karena mendengar kata "KAPAN NIKAH". 

SEKIAN... 

Catatan: Agus Syairofi