Minggu, 09 Juli 2017

JORIS DAN UJUNG RAMADHAN (Catatan ramadhan yang tersisa)

Ramdhan tinggal menghitung jam saja. Setelah ini dia akan pergi meninggalkan kita. Meninggalkan para fans maupun hatersnya. Sejalan dengan sayonara ramdhan pada penghuni bumi, ada beberapa orang yang dibuat galau karenanya. Sebab akan terjadi badai sosial dan psikologi yang pasti seakan-akan mencekik dan membanting-banting hati mereka.

Terutama para joris (jomblo miris), perginya ramadhan bagi mereka adalah bencana. Mengapa? Karena mereka harus mempersiapkan jiwa, raga serta mentalnya untuk menghadapi kata "Kapan Nikah?" yang merupakan tusukan yang mematikan bahkan sampai ke jantung mereka. Para joris mempersiapkan hal itu jauh-jauh hari, yah tepatnya dibulan ramadhan. Maka darinya jangan tanya kalo lho pade sedang ngadain buber, mereka pada tidak datang, itu karena mereka lebih memilih bertapa dan bermeditasi untuk mempersiapkan moment mematikan tersebut. Tujuannya hanya satu, yaitu kebal 'heart attack' dan tidak kejang-kejang saat kata itu terdengar, bahkan begitu siapnya mereka dengan kata tersebut, indikator para mulut yang hendak mengucapkannya pun dia sudah tau. Ketika mereka bertemu seseorang, yang mereka lihat pertama kali adalah BIBIR nya. Maka saya kasih tau kalian, jangan kaget kalau ada seseorang yang kalian temui matanya selalu melihat bibir kalian, itu bukan nafsu bro/sis, tapi itu si Joris yang bersiap-siap menerima serangan dari bibir-bibir kejam (anggapnya). Jadi lo jangan keburu curiga, ilfil terlebih meneriakin dia muka mesum, dia hanya manusia biasa yang ditakdirkan kesepian. Miris kan!! Wakakakak.

Yah, ramadhan ini menjadi moment yang paling ditangisi kepergiaanya oleh para JORIS. Pasalnya ada beberapa peristiwa yang menghardik hati mereka. Setelah yang lalu mereka nangis darah berjamaah karena Raisa harus bertunangan dengan Hamish Daud, belum genap hatinya move on, ditampar lagi dengan berita berpacarannya si bidadari Islan bersama Babas ex CJR. Hingga banyak dari mereka meluapkan patah hatinya dengan memey-memey yang bikin ngakak: @azam_khoiro: "masa dapat pantat panci bro si Chelsea"; @abastian_adji: "cewek cantik mah bebas, tapi yah gak sedotan akua juga ya nggak"; @resanalms: "njiir siluman brokoli" dan masih seabrek komentar-komentar yang bikin bentur-benturin kepala di tembok. Bukan tanpa alasan guys, itu luapan patah hati para Joris, karena fakta yang harus kalian tau bahwa mereka manusia yang hanya mampu mengagumi tanpa berani mengeksekusi. Belum juga mereka move on, hati mereka akan di uji kembali dengan kata mematikan di hari raya.

Yah bagi kita yang sudah berbahagia dengan cewe dan istri kita, sepertinya kita harus menaruh iba pada mereka dengan memaklumi luapaan kesedihan mereka yang aneh-aneh itu. Bahkan lebih miris lagi, kini mereka beralih hati pada si Mimi Peri yang beberapa waktu lalu didaulat sebagai Duta Kamtibmas Polres Konawe Selatan Sulawesi Tenggara itu. Katanya selangkangan mimi peri lebih seksi daripada Raisya dan Islan. Bukan apa-apa, kita maklumi saja mungkin itu sudah jalan mereka. Kalau kata Khairil Mawar: "Tak ada rotan akar pun jadi".

Namun, harus kalian tau, dibalik mirisnya mereka, keanehan dan kesedihan karena ditinggal ramadhan, di dalam hati mereka selalu berdo'a:

"TUHAN JADIKAN RAMDHAN INI RAMADHAN TERAKHIR BAGIKU SEBAGAI,...

.... JOMBLO..... "

Catatan: Agus Syairofi

Jumat, 07 Juli 2017

SYAWAL ITU MENIKAH (Para Jomblo dilarang baca)

Syawal dimaknai oleh para ulama sebagai bulan peningkatan. Ada banyak peningkatan yang harus kita lakukan sebagai seorang hamba yang ngaku-ngaku sudah berhasil ngejalanin ramdhan, ngaku sudah berhasil ngedapetin Lailatul Qodar, dan ngaku sudah meraih kemenangan setelah mengkarantina nafsu di bulan ramadhan dengan ketat dan intens. Maka sudah sepatutnya kita tunjukin di bulan ini. Ini adalah pembuktian bahwa Loe semua sudah berhasil dan menang. 

Keberhasilan dan kemenangan kita di syawaal ini kita buktikan dengan ketaatan yang bertumbuh. Kalau kita rujuk maqolah ulama: "Bukanlah idul fitri itu milik orang-orang yang berpakaian baru, akan tetapi idul fitri (kemenangan) itu untuk orang yang ketaatannya bertambah." Jadi baju baru loe itu hanya simbol guys, simbol bahwa loe memulai perjalanan hidup sebagai diri loe yang baru, hati baru, diri baru, artinya bersih tanpa ada dosa dan dijamin surga (kalo mau mati saat ini, kalo ntar keburu buat dosa lagi. Ngacoo!!). Karena itu guys, syawal dikatakan sebagai bulan peningkatan.

Peningkatan pada semua hal, semakin baik, semakin sabar, semakin tulus, semakin giat beribadah, semakin ikhlas, semakin banyak dzikirnya, semakin sering puasanya, semakin ditambah bacaan qurannya, semakin banyak rakaat dhuha tahajjud dan witr nya, semakin peduli, semakin dermawan, semakin murah senyum, semakin penolong, semakin apapun deh. Intinya ketaatannya bertambah, baik itu hubungan dengan Allah serta hubungan dengan manusia dan alam. Dan satu lagi peningkatan yang harus dilakukan, yaitu peningkatan status JOMBLO menjadi MENIKAH. 

Ini kagak bohong guys, gue bukan ngomong hal yang ngacoo. Bahwa syawal memang bulannya orang menikah. Kalo kata orang jawa, yaitu sasi sae (bulan baik) untuk pernikahan. Looooh kan, JOMBLO dilarang baper, apalagi nangis gulung-gulung. Ya ini berawal dari pernikahan Nabi kepada Aisyah yang dilakukan pada bulan Syawal dan beliau memulai rumah tangga juga pada bulan Syawal. Sehingga hal itu dijadikan kegemaran oleh Aisyah untuk menikahkan para wanita di bulan tersebut. Jomblo masih kagak percaya? Nih gue sertakan redaksi haditsnya: 

"Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Zuhair bin Harb sedangkan lafazhnya dari Zuhair keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Waki' telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Isma'il bin Umayah dari Abdullah bin Urwah dari Urwah dari 'Aisyah dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawal, dan mulai berumah tangga bersamaku pada bulan Syawal, maka tidak ada di antara istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang lebih mendapatkan keberuntungan daripadaku." Perawi berkata; "Oleh karena itu, 'Aisyah sangat senang menikahkan para wanita di bulan Syawal." Dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair telah menceritakan kepada kami ayahku telah menceritakan kepada kami Sufyan dengan isnad seperti ini, namun dia tidak menyebutkan perbuatan 'Aisyah." (Riwayat Imam Muslim dari jalur Aisyah dengan derajat Shahih menurut ijma ulama. Hadits semisal juga diriwayatkan oleh Thirmidzi dan Nasa' i juga dengan derajat hadits Shahih). 

Masih belum percayakah para Jomblo? Atau sudah percaya tapi masih bertanya-tanya kenapa Syawal jadi bulan yang  baik untuk menikah? Okey, dengarkan ini. 
1. Karena menikah pada bulan syawal merupakan sunnah yang dicontohkan nabi. Sebagaimana hadits diatas. 
2. Selain bulan pernikahan Siti Aisyah, pada bulan itu juga siti Aisyah dilahirkan. 
3. Terjadinya peristiwa-peristiwa bersejarah. Diantaranya: terjadi perang Bani Qainuqa, perjalanan Nabi saw. ke Thaif, tahun ke-10 kenabian. Dilakukan pada 27 Syawal; 13 Syawal, kelahiran ahli hadits Imam Bukhari; 17 Syawal 3 H, Perang Uhud; 29 Syawal, pernikahan Fatimah putri Nabi dengan Ali ra; Syawal 4 H, Pernikahan Nabi saw. dengan Ummu Salamah; Syawal 4 H, Kelahiran cucu Nabi saw., Hussain; 18 Syawal 5 H, Perang Khandaq. Wow bulan penuh sejarah, inilah yang menjadikan pernikahan mu juga bersejara jomblowers kalo dilakukan di bulan ini. Masih kurang? Oke! 
4. Pada bulan Syawal dosa kita habis, dikikis pada ramadhan, setelah bersih kita sucikan lagi tubuh kita dengan zakat fitrah. Lalu kita sempurnakan menghilangkan dosa pada sesama manusia dengan saling bermaafan di bulan ini. Kalau diibaratkan kita sekarang ini seperti kain kafan, jangan pada merinding dulu, maksudnya kita putih, bersih dan suci. Fikirkan guys, jika yang bersih dan suci disatukan dengan yang suci dan bersih juga, dinikahkan oleh penghulu yang bersih dan suci pula, didoakan oleh orang yang suci dan bersih, dihadiri dengan orang-orang yang suci dan bersih, disaksikan oleh saksi dan wali yang suci dan bersih juga. Fikirkan, bagaimana makbulnya doanya, dan bagaimana keberkahan itu akan tercurah pada mempelai yang menikah tersebut. Dan, saat malam, jangan keras-keras, produksinya diproduksi dengan mesin-mesin suci juga. 

Maka darinya Syawal adalah momentum peningkatan status Jomblo menjadi MENIKAH. Segeralah menikah sebelum sabun dikamar mandi habis di dera. Upss, maksudnya buat bersikan tangan dari tangisan darah karena mendengar kata "KAPAN NIKAH". 

SEKIAN... 

Catatan: Agus Syairofi

Selasa, 20 Juni 2017

KATARAK (Ketika Cahaya Tak Lagi Ku Lihat)

Katarak merupakan penyakit mata di mana lensa yang jelas mata menjadi keruh atau buram, menyebabkan penurunan penglihatan. Katarak menjadi penyebab paling umum kehilangan penglihatan atau kebutaan pada orang di atas usia 40 tahun dan merupakan penyebab utama kebutaan di dunia. Bahkan, ada lebih banyak kasus katarak di seluruh dunia dibandingkan glaukoma, degenerasi makula dan retinopati diabetes. (Lihat: ahlinyapenyakitmata.web.id).

Bukan hanya mata fisik. Katarak pun juga menyerang hati, menjadikan lensa hati menjadi keruh, sehingga menyebabkan kaburnya penglihatan hati bahkan terjadi kebutaan mata hati. Dan jika hal itu terjadi, maka yang tampak pada lensa hati hanyalah kegelapan sedang cahaya terang benderang akan hilang.

Katarak hati muncul dari cinta duniawi. Kecintaan akan alam benda beserta perhiasannya menjadikan daki-daki bermunculan pada lensanya. Semakin besar cinta tersebut maka semakin banyak daki yang dihasilkannya hingga tertutup semua lensanya, dan hilang penglihatannya (Lihat, QS. 63:9). Kecintaan pada alam benda ini tidak lain ialah kecintaan yang salah. Karena kecintaan pada alam fisik merupakan keciintaan pada yang sementara, pada yang semu, dan pada yang rusak. Sedang mengabaikan kecintaan pada yang kekal abadi Allah Swt.

Daki-daki yang bermunculan itu akan semakin banyak dan semakin menutupi lensanya. Maka tidak akan tampak lagi cahaya hakiki, cahaya abadi, cahaya yang terang benderang, dan yang tampak hanya kegelapan. Tidak tampak Allah dari pandangan hatinya, melainkan hanya gelapnya perhiasan-perhiasan kesenangan duniawi, yang dapat menjerumuskan pada keburukan, kedurhakaan, kemaksiatan dan dosa. Maka tujuan dari setiap perjalanannya hanya berputar-putar ditempat itu (duniawi).

Al-Arif billah Syaikh Tajuddin Ahmad Ibn Atha' berkata: "Bagaimana akan dapat bercahaya hati seseorang yang gambar dunia ini terlukis dalam cermin hatinya. Bagaimana berangkat  menuju kepada Allah, padahal ia masih terbelenggu oleh nafsu syahwat. Bagaimana akan dapat masuk menjumpai Allah, padahal ia belum bersih dari kelalaian. Bagaimana ia berharap akan mengerti rahasia yang halus dan tersembunyi, padahal ia belum taubat dari kekeliruannya." Sungguh dunia ini adalah penutup yang menghalangi hamba pada Tuhannya yang agung. Mengurung dia, membelenggu dia, membui dia pada gelapnya tabir kebutaan hatinya. Hingga tiada tampak dalam hatinya melainkan hanya kegelapan-kegelapan yang nyata.

Ya, semua karena daki-daki cinta duniawi, yang menumbuhkan 'Katarak' pada lensa hati, hingga hanya kegelapan yang tampak menyelimuti, dan cahaya terang benderang terlihat tanpa arti.

Catatan: Agus Syairofi

Senin, 19 Juni 2017

TENTANG KITA

Sampai detik ini, ketika raga tak sekokoh saat pertama aku menatap wajah mu. Saat kata cinta saling terucap dari bibir manis kita di tengah dahsyatnya perasaan yang membuat hati ini takluk oleh mu. Mata mu membuat ku tak mampu berkata. Ketika kekar dada membusungkan kekuatannya, untuk menjaga ragamu dari tangis air mata. Kala itu, tentang kita.

Waktu, perlahan mengambil semua dari keindahan kita. Tak terasa dari kecantikan mu kala itu, kini semua berubah. Wajah mu mungkin tak semanis dulu, dan helai lembut rambut mu tak sehitam dulu. Kala mata kita saling bergulat dalam tatapan tak wajar. Dan hati mengikat dalam ikatan penyerahan. Saat tiada kau dan aku melainkan kita. Entah kini kau dimana. Aku terbaring dengan sayatan rindu yang membuatku tak berdaya.

Masih tampak jelas gurisan itu. Aku disamping mu dan kau disampingku. Kala kau sandarkan mahkota cantik mu pada rebahan tahta dibahu ku. Indra kita saling menatap samudra yang bersatu dengan langit biru. Masih sangat terasa lembut pasir yang kita pijaki. Hembus angin yang menggoyahkan ranting pohon sedang kita berteduh di bawahnya. Daun-daun kering berguguran menyelimuti setiap pandangan kita. Suara lekat deru ombak bergemuruh, airnya menggenangi kaki kita. Jemari kita bersahutan mendengar haru biru keluh kesah kita tentang masa depan. Saat keyakinan di uji dengan kondisi yang begitu rumit. Berkaca-kaca mata mu seakan ia bercerita tentang cinta. Jeritnya menghembuskan ketulusan. Lembut suara mu, membisikkan kesejukan hingga membelai dalam relung kalbu. "Mungkin pandangan kita tak mampu menjangkau horizon dunia. Tapi keyakinan kita menembus langit yang tinggi. Aku akan selalu disampingmu."

Tak ada yang bisa dilakukan oleh otak si tua rentah ini. Ia bukan lagi pangeran perkasa yang tak ingin melihat kekasihnya bersedih terlebih menitihkan air mata. Ia hanya menanti kedamaian diakhir senjanya. Dan pergi dengan kenangan indahnya. Kenangan yang tak akan pernah terhapus oleh waktu. Tentang perjuangan. Tentang pemahaman. Tentang teka-teki yang coba kita terjemahkan. Tentang aku dan kamu....

....Tentang kita....

16 April 2067: Ofi Muhammad

LAILATUL QADR UNTUK KAMU YANG CANTIK DAN GANTENG

Good night bro. Apa kalian sudah bersiap-siap untuk bermesrah dengan tanah malam ini? Yaps, malam ini salah satu malam ganjil di akhir ramadhan yang banyak riwayat yang mengabarkannya menjadi salah satu malam yang berpotensi diturunkannya Lailatul Qadr, yang keutamaannya melebihi usia antum semua.

Asal kalian tahu kalau menegakkan lailatul qadar adalah sebagian dari iman. 'Menegakkan' memiliki dua arti, yaitu arti secara dzahir dan arti secara batin. Arti secara dzahir yaitu menghidupkan dan menghiasinya dengan amaliyah-amaliyah peribadatan. Baik itu i'tiqaf, shalat, berdzikir ataupun membaca Al-Quran. Dan arti secara batin ialah menghidupkan dengan keimanan dan pengharapan ridlo pada-Nya. Keduanya merupakan seperangkat yang tidak bisa dipisahkan. Karena jika dipisah salah satunya, maka satunya tak berfaedah.

Guys, selain itu lailatul qadr merupakan kartu joker kita untuk menambal kerumpalan 11 bulan yang terlewat. Bukan hanya itu fadilahnya bahkan dikatakan lebih baik dari jatah usia kita yang singkat itu. Malam tersebut juga difasilitaskan khusus hanya untuk umat Muhammad Saw yang pendek usianya dan lemah tubuhnya. Ia diperuntukkan sebagai penyetara kuantitas usia umat terdahulu, namun dengan kualitas yang lebih terjamin.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (سورة القدر: ٣)

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (Al-Qadr: 3)

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يَقُمْ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman berkata, telah mengabarkan kepada kami Syu'aib berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Al Zanad dari Al A'raj dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menegakkan lailatul qodar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu".  (Riwayat imam Bukhari, dari Abu Hurairah).

Maka darinya, jangan biarkan syahwat tidur dan kemalasan harus membuangnya sia-sia. Karena ia bagaikan primadona cantik/atau primadono ganteng yang disediakan, khusus untuk kamu yang cantik dan ganteng juga. Hamba yang cantik dan ganteng yaitu hamba yang selalu mementingkan Tuhannya dari segala sesuatu apapun.

Hamba yang cantik dan ganteng itu kamu, iya kamu....

Catatan: Agus Syairofi

Minggu, 18 Juni 2017

JANGAN REMEHKAN TAKJIL? (Sang PPT)

Menurut bahasa kata ta'jil ialah dari bahasa arab (عجل-تعجيل) yang berarti 'tergesa-gesa; bersegera'. (lihat: kamus al munawwir, edisi 2: 900). Sedangkan menurut istilah ialah menyegerakan untuk melakukan suatu hal dengan tidak menangguhkan nya. Pada konteks puasa ta'jil ialah menyegerakan berbuka ketika matahari sudah tenggelam (masuk maktu maghrib).

Ta'jil merupakan salah satu sunnah puasa. Karena Nabi telah mengajarkannya. Dalam beberapa riwayat kami mengutip dari Imam Nasa'i dengan derajat hadits Shahih:

"dari Abu 'Athiyyah dia berkata; aku dan Masruq masuk menemui 'Aisyah lalu kami berkata kepadanya; "Wahai Ummul Mukminin, ada dua sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; salah seorang dari keduanya menyegerakan berbuka dan menyegerakan shalat, sedangkan yang lain mengakhirkan berbuka dan mengakhirkan shalat?" Ia bertanya; "Siapakah di antara keduanya yang menyegerakan berbuka dan menyegerakan shalat?" kami menjawab; "Abdullah bin Mas'ud." Aisyah berkata; "Demikianlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukannya. (Riwayat Imam Nasa' i).

Ada suatu bagian dari ta'jil yang terkadang kita anggap remeh. Namun ternyata dibaliknya menyimpan suatu kegungan besar. Hal itu kami sebut  dengan 'PPT', Para Pemberi Takjil.

Ketahuilah bahwa memberi ta'jil bukan-lah suatu tindakan yang memerlukan modal besar, namun sangat besar keutamaannya bila dibandingkan modalnya. Memberi ta'jil tidak harus sebuah makanan berat. Dalam salah satu riwayat Nabi Saw mengatakan 'sebiji kurma atau seteguk air' pun yang diberikan saat berbuka puasa kepada orang yang berpuasa sudah merupakan memberi ta'jil. Dengan kata lain, untuk mendapatkan label atau status PPT tak harus mahal. Tak harus bermodal besar. Terpenting, sesuai dengan kemampuan kita.

Lantas, apa saja yang menjadi keutamaan PPT? Berikut ulasannya:

1. Sang PPT diberi pahala sebagaimana pahala orang yang berpuasa, dan tanpa bekurang sedikitpun pahala puasanya.

Sebuah riwayat:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا. (رواه إبن ماجه، عن زيد بن خالد؛ بمرتبة 'صحيح')

Artinya:
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa memberi makan untuk berbuka orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala mereka tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun." (Riwayat Ibnu Majjah, dari Zaid bin Khalid dengan kedudukan hadits shahih). Hadits yang semisal juga diriwayatkan oleh imam Ahmad dan Ad-darimi.

2. Sang PPT diampuni dosa-dosanya serta pahalanya berupa jaminan kebebasan dirinya dari api neraka.

Rasulullah Saw bersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم "يعطي الله هذا الثواب من فطّر صائما على تمرة او شربة ماء أو مذقة لبن وهو شهر أوّله رحمة وأوسطه مغفرة وأخره عتق من النار ومن خفّف عن مملوك غفر الله له وأعتقه من النار". (كتاب إرشاد العباد: ٣٦٩. راجا موراه فكالوغان).

Artinya:
Rasulullah Saw bersabda: "Allah akan memberikan pahala ini keepada orang yang memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa (meskipun hanya) berupa kurma atau seteguk air terlebih berupa susu. Dan ramadhan ialah bulan dimana awalnya adalah rahmat, pertengahannya ialah ampunan Allah dan akhirannya ialah pembebeasan dari neraka." (Kitab Irsyadul Ibad, hal: 269. Terbitan Raja Murah Pekalongan).

3. Sang PPT akan diberi Allah minum dari air telaga Nabi, yang menjadikannya tidak akan dahaga selama-lamanya.

Dalam riwayat:
"من سقى صائما سقاه الله من حوضى شربة لا يظمأ بعدها ابدا." (كتاب إرشاد العباد: ٣٧٠ . راجا موراه فكالوغان).
Artinya:
"barang siapa yang memberi minum orang yang berpuasa maka Allah Swt akan memberi minum kepadanya dari telaga ku sehingga ia tidak dahaga selama-lamanya." (Kitab Irsyadul Ibad, hal: 270).

4. Sang PPT akan dimintakan ampunan oleh para Malaikat serta diberi sambutan salam oleh sang komandan para malaikat (Jibril A.S).

Dalam sebuah riwayat:
"من فطّر صائما فى شهر رمضان من كسب حلال صلّت عليه الملائكة ليالى رمضان كلّها وصافحه جبريل عليه السلام ليلة القدر ومن صافحه جبريل عليه السلام سرقّ قلبه وتكثر دموعهه" . (كتاب إرشاد العباد: ٣٧٠-٣٧١ . راجا موراه فكالوغان).

Artinya:
"Barangsiapa memberi makan buka puasa kepada orang yang berpuasa di dalam bulan ramadhan, maka para malaikat memintakan ampun atasnya disetiap malam ramadhan dan malaikat Jibril AS bersalaman padanya pada malam Lailatul Qadr. Dan barang siapa yanh disalami oleh Jibril AS maka (tandanya) akan lembut hatinya dan banyak menangis (beribadah dan ubudiyyah kepada Allah Swt)." (Irsyadul Ibad: 370-371).

Dari keseluruhan keagungan yang di dapat PPT, akan menjadi sia-sia jika tidak memenuhi syarat kualifikasinya. Ada beberapa syarat menjadi PPT dan mendapatkan 4 keagungan di atas, beberapa syarat itu ialah sebagai berikut:

Pertama: Registrasikan diri anda sebagai peserta PPT.
Semua keagungan di atas merupakan fasilitas yang diberikan Allah Swt kepada peserta PPT. Sama halnya jika kita ingin menikmati fasilitas jaminan kesehatan, maka kita harus mendaftarkan diri sebagai peserta jaminan kesehatan tersebut. Atau kita masuk pada wisata hiburan wahana, tidak akan bisa menikmati wahana-wahana yang disediakan jika kita tidak meregistrasikan diri dengan membeli tiket masuknya.

Lantas bagaimana mendaftarkan diri sebagai peserta PPT? Sederhana, yakni dengan berpuasa. Status puasa seseorang merupakan hak miliknya untuk turut serta menjadi PPT. Dia akan mendapatkan semua keagungan itu jika ia merupakan orang yang berpuasa. Lalu bagaimana dengan yang tidak berpuasa namun dia memberi ta'jil? Maka apa yang ia lakukan bagaikan bermodal satu juta untuk mendapatkan profit satu juta, akan tetapi, ia malah mengalami kerugian 3 milyar. Mengapa demikian? Karena seseorang yang meninggalkan puasa ramadhan sehari saja tanpa udzur (tidak ada alasan yang dibenarkan agama, seperti sakit atau musafir) maka puasa setahun-pun tidak bisa menutupi atau melunasi sehari yang ditinggalkan tersebut.

Sebuah riwayat, dari Abi Hurairah Nabi bersabda:
"Barangsiapa yang tidak berpuasa sehari dari bulan ramadhan, dengan tanpa ada alasan yang dibenarkan Allah padanya, tidak dalam keadaan sakit, maka tidak dapat menutupinya sekalipun ia berpuasa setahun." (Riwayat Abu Dawud, Nasa'i, Turmudzi, Baihaqi, Ibnu Majah dan Huzaimah. Dari Abu Hurairah).

Bahkan Syaikh Zainuddin Al-Maybari mengatakan, kebanyakan ulama berpendapat bahwa meninggalkan puasa ramadhan sehari, maka wajib hukumnya untuk mengqada'nya dengan berpuasa sebanyak 3 ribu hari. (Irsyadul Ibad, hal: 323). Karenanya jika kita kembalikan, seseorang yang ikut serta PPT tapi berstatus tidak berpuasa maka ia seperti mengalami kerugian 3 milyar dari modal 1 jutanya.

Kedua, ikhlas.
Ikhlas adalah keniscayaan yang mutlak dimiliki oleh hamba yang beramal. Karena semua amal wajib di dasari keikhlasan, Itulah syarat wajib diterimanya amal (Lihat, QS. 98: 5). Sang PPT pun demikian, harus didasari niat yang tulus ikhlas karena mengaharap ridlo Allah Swt, agar semua fasilitas (bonus) tadi diberikan padanya. Jika terselip sedikit saja dalam hatinya ketidak ikhlasan, seperti pencitraan, agar dianggap orang kaya, agar dianggap dermawan dan sosialis, maka lebur semua amaliyahnya dan rusaklah keimanannya.

Rasulullah Bersabda:
"Barangsiapa yang mencari dunia dengan amal akhirat, maka Allah Ta'ala akan menghapus wajahnya dan melebur sebutan baiknya dan menetapkan namanya di dalam neraka." (Kitab Toriqah Ilallah. Hal: 106).

Ketiga, dari harta yang halal.
Beramal baik tapi dengan instrumen atau media haram ialah seperti mensucikan baju dengan air najis. Sia-sia dan tidak berguna. PPT yang memberikan makanan kepada orang yang berpuasa, namun dari harta yang dia dapatkan dengan cara tidak baik, seperti mencuri, merampok, korupsi, menipu dan lain sebagainya maka semua amalnya akan sia-sia. Dan tidak akan diberikan pula fasilitas PPT padanya.

Keempat, makanan yang diberikan ialah makanan yang halal lagi baik, bukan makanan yang haram dan berbahaya bagi kesehatan.
Jika harta yang diberikan adalah harta yang didapatkan dari jalan yang dibenarkan, maka rupa makanan atau minumannya juga harus yang dibenarkan agama. Makanan dan minuman yang dibenarkan agama ialah makanan dan minuman yang halalan toyyiban (halal lagi baik), bukan makanan dan minuman yang haram seperti: babi, anjing, binatang yang menjijikkan, daging bangkai, khamr, darah, nanah dan air kencing. Atau makanan dan minuman yang berbahaya seperti: makanan basi, kadaluwarsa, racun dan lain sebagainya. Maka semua itu tertolak.

Allah Swt berfirman:
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." (Al-Baqarah: 168)

Kelima, sesuai kemampuannya.
Allah Swt sangat menyukai suatu hal yang sesuai porsinya. Karena itu Islam diturunkan dengan fleksibelitasnya. Makan, minum, ibadah, bahkan shodaqoh islam menganjurkan sesuai porsi kemampuannya.

Allah berfirman:
Katakanlah: "Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik di dunia ini. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapatkan keberuntungan." (QS. Al-An'am: 135)

Prof. Quraisy Shihab menjelaskan prihal pemberian. Dalam pemberian, seseorang tidak ada tekanan, sesuai kemampuan. Setidaknya jika bukan sesuatu yang terbaik, maka janganlah sesuatu yang terburuk yang diberikan. Jika kita mampu memberi makanan pokok berupa nasi bungkus atau nasi kotak, maka itu sangat bagus. Jika kita tidak mampu, cukup makanan yang disunnahkan ialah air dan kurma. Mengenai kuantitas, itu sesuai kemampuan para PPT. Bisa untuk 10, 100, 1000 atau 10.000 orang. Semakin banyak kuantitas, maka semakin berlipat-lipat keagungan keutamaannya.

Itulah lima syarat kualifikasi menjadi PPT. Jika lima syarat tersebut dipenuhi, maka Allah Swt akan memberikan 4 keagungan PPT sebagaimana yang telah diulas diatas.

Catatan terakhir, berlomba-lombalah dalam hal kebaikan. Dan jangan meremehkan hal yang sederhana, karena bisa jadi yang sederhana tersebut menyimpan suatu hal yang agung dibaliknya.

Maka dengan demikian ikhwan, jangan lagi menjadi 'Para Pemburu Takjil', naiklah jabatan menjadi SANG PPT, yaitu 'Para Pemberi Takjil'.

Semoga Bermanfaat...

-Agus Syairofi-

PUASA? BERSIAPLAH DIBAKAR

Patutlah kamu menangis jika kamu sampai saat ini tetap setia melaksanakan puasa ramadhan. Karena kamu akan dibakar, dibakar habis tanpa sisa. Api itu menyala-nyala, bergejolak seperti dalam tungku besar dimana di dalamnya hanya ada api yang siap menghabisi semua yang ada.

Ya, api itu akan membakar kamu yang berpuasa ramadhan. Membakar setiap kesalahanmu, membakar setiap catatan buruk mu, dan setiap dosa-dosamu. Api itu menyala-nyala dengan lapar mu, bergejolak dengan haus dahaga mu dan pada tungku puasa mu. Maka menangislah engkau, menangislah bahagia dengan jutaan rasa syukur karena hidayah dan taufiq Allah masih bersemayam dalam diri mu yang berupa keimanan, sehingga engkau mampu melaksanakan puasa ramadhan ini. Dan puasa itu adalah api yang membakar habis dosa-dosa mu.

Diriwayatkan oleh Ibnu Mas'ud, "ketika tiba hari kiamat, Allah menghendaki kebaikan kepada salah seorang hamba-Nya dan memberikan catatan amalnya secara terang-terangan. Kemudia Allah memerintahkan hamba tersebut untuk membacanya dengan pelan. Lalu dia baca catatan itu dengan suara yang pelan hingga tidak seorangpun dapat mendengarnya. Kemudian para malaikat berkata: "Tuhanku apakah ini (membaca dengan suara pelan) pertanda pertolongan mu, bukannya dia ahli maksiat, dan bukannya Engkau telah mengancam untuk membakar para ahli maksiat?". Maka Allah Swt berfirman: "Wahai malaikatku sesungguhnya Aku sudah membakarnya di dunia dengan api lapar dan dahaga pada panasnya bulan ramadhan, Aku telah membakar dia pada hari (ramadhan) tersebut dengan api itu. Dan aku sudah mengampuni dosa dan kedurhakaan yang sudah dia lakukan di masa lalu. Dan Aku adalah Dzat yang Maha Dermawan yang banyak memberi. (Irsyadul Ibad, 373).

Rasulullah Saw bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa ramadhan dan menegakkannya (tarawih dan qiyamul lail) dengan iman dan mengharap ridlo-Nya, maka Allah Swt mengampuni dosa-dosanya, sehingga ia seperti bayi yang dilahirkan ibunya." (HR. Muslim).

Kamu sekarang puasa? Maka bersiaplah untuk dibakar.

Catatan: Agus Syairofi