Selasa, 15 September 2015

KAMBING VS TIKUS

Berawal dari tadi pagi, waktu ngumpul bareng rekan-rekan pendidik. Otak uda pada panas mikirin konsep yang mau kita usung buat acara lomba takbir keliling buat anak-anak. Tapi, nol hasilnya. Biang kerok tema dari panitia yang abstraknya tingkat dewa, membuat kita harus bersi tegang, berfikir keras, sekeras cintaku pada mereka (rekan-rekan kerja), namun tak juga nemu konsep yang klik dengan tu tema.

Singkat cerita, gue coba nenangin fikiran gue dengan segelas white water. Gue coba berfikir sedikit-demi sedikit, memadukan antara konsep dan tema yang di tetapkan para doi. Akhirnya gue nemu. Dan konsep itu terilhami dari seekor WEDUS. Yah, dalam bahasa nasional kita dikenal dengan nama kambing. Dan konsep yang abstrak itu gue ikat dalam sebuah judul "Kambing vs Tikus".

Bagaimana gue milih judul itu. Ada beberapa hal yang mendasari demikian.

1. Binatang surga
Asal lo tau, kambing itu binatang surga loh. Luar biasa bukan? Sebagaimana saat insiden penyembelihan Nabi Ismail A.S. Yang di ilustrasikan abadi dalam surat as-shaffat yang artinya:

"Dan Kami tebus anak itu dengan seekor (domba) sembelihan yang besar (dari surga)." (As-Shaffat: 107)

2. Penuh manfaat
Uda deh, kalo ngomongin manfaatnya kambing. Nggak cukup lo punya jari. Pasalnya mamalia satu ntu punya seabrek manfaat, diantaranya yaitu: bisa dikonsumsi buat lauk, bisa juga buat penambah darah, bisa pula di manfaatkan susunya, kulitnya, dibuat hewan ternak sebagai investasi dll.

3. kendaraan di shiratal mustaqim dan suatu investasi akhirat.
Bagi lo yang qurban, lo akan dapatkan hewan qurbanan lo kembali dengan sesuatu yang jauh lebih baik, rasulullah saw bersabda: Artinya: "Tidak ada satu perbuatan yang dilakukan manusia pada hari nahr (hari raya idul adha) yang lebih dicintai oleh Allah SWT daripada penyembelihan hewan qurban, sungguh qurban itu akan hadir pada hari kiamat lengkap dengan tanduk, kuku dan bulunya. Dan sungguh darahya telah sampai kepada Allah Azza wa Jalla sebelum darah itu menyentuh tanah, maka berbahagialah dengan sembelihan kalian." (HR. Turmudzi)

4. Akrab dengan para nabi dan rasul.
Rajakaya yang satu ini memang sangat akrab dengan para Nabi dan Rasul. Karena sebagian mereka pernah menjadi penggembala kambing, terutama baginda Nabi Muhammad Saw.

5. Icon idul qurban
Memang hewan ini bukan satu-satunya yang menjadi hewan qurban, namun hewan yang satu ini menjadi iconnya idul qurban. Mengapa, karena hewan tersebut adalah hewan pertama yang dimana telah dicatatkan syariat berqurban, yang kian dilanjutkan oleh Rasulullah Muhammad Saw melalui agama islam. Allah berfirman:

"Maka shalatlah karena Tuhanmu dan berqurbalah." (Al-Kautsar:2)

Lima hal itu yang mendasari gue harus memilih jargon WEDUS (kambing). Lantas jika ditanya, mengapa kok Kambing Vs Tikus?

Gue mah enteng aja jawabnya: "Lebih baik para kambing, daripada PARA TIKUS."....

Sekian guys, salam brother untuk kanca muda seluruh Nusantara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar