Rabu, 16 September 2015

-TIGA PEJALAN, DAN BUI GOA-

Ada tiga orang sedang melakukan suatu perjalanan jauh. Saat itu hari sudah mulai gelap. Tiada tampak horizon sedikitpun pada penglihatan mereka. Dalam perjalanan tersebut mereka menemui sebuah goa, kemudian mereka memutuskan untuk bermalam di dalam goa tersebut. Mereka pun memasukinya. Namun, tidak disangka, sebuah guncangan terjadi dan sebuah batu besar terjatuh dari atas goa dan menutupi mulut goa. Mereka pun panik, hatinya gelisah, karena pasti tidak akan ada yang bisa menyelamatkan mereka dari kurungan goa tersebut.

Mereka pun bersandar dengan penuh kepasrahan. Sampai salah seorang diantara mereka berkata: "Wahai saudaraku, tidak akan ada satupun yang bisa menyelamatkan kita dari batu besar ini, melainkan hanya Allah Swt, hanya Dia-lah satu-satunya yang mampu. Karenanya, mari kita berdoa dengan amal shalih yang pernah kita lakukan dengan tulus hati pada-Nya."

Orang pertama pun berlutut, menengadahkan tangannya dan merendahkan jiwa dan raganya dengan penuh ketaklukan, sembari ia berdoa: "Yaa Allah, aku mempunyai orang tua yang sudah lanjut usianya. Aku tidak pernah menberikan sesuatu apapun kepada keluarga dan budakku sebelum pada keduanya. Yaa Allah suatu hari aku memerah susu, dan sepulangku memerah susu aku hendak memberikannya pada mereka, namub aku lihat mereka sedang tidur. Aku menunggu sampai mereka terbangun, hingga fajar tiba, sedang gelas susu masih berada ditanganku. Aku tidak memberikan susu itu pada keluargaku dan budakku, sampai anakku menangis, aku tetap menantinya. Kemudian mereka terbangun dari tidurnya, dan segera aku berikan susu itu padanya. Yaa Allah jika perbuatan itu aku lakukan hanya karena mengharap ridlo-Mu, maka ku mohon geserkanlah batu ini."

Dengan ajaibnya batu itu pun sedikit bergeser, namun mereka belum bisa keluar dari gua tersebut.

Orang kedua pun berlutut, menengadahkan tangannya dan merendahkan jiwa dan raganya dengan penuh ketaklukan, sembari ia berdoa: "Yaa Allah engkau tahu, jika aku mempunyai seorang saudara sepupu yang sangat cantik dan aku mencintainya. Aku selalu berhasrat padanya, namun dia selalu menolak. Dan suatu hari terjadi paceklik, dan ia datang untuk meminta bantuan keuangan padaku. Dan akupun memberi dia seratus dua puluh dinar padanya, dengan syarat ia harus mau melayani aku. Dia pun bersedia, dan sampai saat kita tanpa sehelai kainpun, dan aku berada di kedua kakinya, ia berkata: 'takutlah engkau pada Allah dan jangan merenggut keperawananku.' seketika akupun berpaling darinya, padahal dia wanita yang sangat aku cintai. Lantas akupun meninggalkannya, dan merelahkan emas yanh telah aku berikan padanya. Yaa Allah jika perbuatan itu aku lakukan hanya karena mengharap ridlo-Mu, maka ku mohon geserkanlah batu ini."

Seketika batu pun bergeser kembali, mereka mencoba keluar, namun cela masih terlalu sempit untuk dilewati, mereka belum bisa keluar dari gua itu.

Orang ketiga pun berlutut, menengadahkan tangannya dan merendahkan jiwa dan raganya dengan penuh ketaklukan, sembari ia berdoa: "Yaa Allah engkau tahu, aku mempunyai beberapa karyawan dan selalu aku gaji dengan sempurna. Kecuali seseorang yang meninggalkanku dan belum mengambil gajinya. Kemudian gaji itu aku putar dan aku kembangkan hingga menjadi banyak, sampai suatu hari dia datang untuk mengambil hak nya tersebut. Dan aku berkata: 'semua yang kau lihat ini baik sapi unta, kambing maupun budak yang menggembalanya semua ini adalah gajimu.'  dan ia pun mengambil semuanya tanpa menyisahkan sedikitpun. Yaa Allah jika perbuatan itu aku lakukan hanya karena mengharap ridlo-Mu, maka ku mohon geserkanlah batu ini."

Keajaiban pun terjadi kembali, batu itu bergeser kesekian kalinya, dan akhirnya mereka bisa keluar dari bui goa tersebut.

Sungguh, jika Allah yang menjadi tempat bersandar, berharap, memohon dan meminta pertolongan atas segala kesulitan yang dirasa tidak mungkin manusia mampu menyelesaikannya. Namun, Allah mampu, Allah bisa, dan Allah akan datang sebagai solusi, sebagai jalan keluar atas segala kesulitan dan masalah yang mendera kita. Bagi Allah semua itu tidaklah sulit.

Beramal dan berdoalah, karena Allah akan memberi setiap kesulitanmu dengan dua kemudahan....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar